MADIUN - Suasana duka menyelimuti PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menyusul insiden operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta. Peristiwa tak terduga ini tak pelak lagi menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi para penumpang dan keluarga yang menanti kabar di rumah.
Prioritas utama saat ini adalah keselamatan seluruh penumpang. Seluruh upaya dikerahkan secara maksimal untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban secara cepat dan sigap. KAI menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian yang menimpa para pelanggan.
Syukur alhamdulillah, seluruh 240 penumpang Kereta Api Argo Bromo Anggrek dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Fokus penanganan kini dialihkan kepada para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang terdampak langsung oleh insiden tersebut. Sebagian dari mereka telah dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Beberapa rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan antara lain RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi. Kolaborasi erat terjalin antara KAI, Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis gabungan yang bergerak tanpa henti demi memberikan pertolongan tercepat kepada para korban.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, dalam keterangannya, tak lupa menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus tindakan yang dilakukan saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik, " ujarnya.
Menyikapi situasi darurat ini, KAI juga melakukan penyesuaian pola operasi. Sejumlah Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang berangkat maupun menuju stasiun di wilayah Daop 7 Madiun mengalami penyesuaian, demi memastikan layanan kepada pelanggan tetap dapat berjalan secara bertahap meskipun dalam kondisi sulit.
Sebagai langkah antisipasi dan demi kelancaran proses penanganan insiden, seluruh perjalanan KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen untuk sementara waktu dihentikan. Keputusan ini diambil demi memastikan keselamatan perjalanan semua pihak.
Selain itu, terdapat dua perjalanan KAJJ yang terpaksa dibatalkan keberangkatannya pada tanggal 28 April 2026, yaitu KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen) dan KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen).
Bagi para pelanggan yang tiketnya terdampak pembatalan, KAI memberikan opsi pembatalan tiket di stasiun keberangkatan dengan pengembalian bea penuh sebesar 100%. Proses pembatalan ini dapat dilayani hingga 7 hari ke depan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi dan penanganan, pelanggan serta keluarga yang membutuhkan dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp di nomor 0811-2223-3121 atau melalui Call Center 121.

K7G