KAI Daop 7 Madiun: Keselamatan Prioritas Utama Mudik Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun: Keselamatan Prioritas Utama Mudik Lebaran 2026
    Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari

    KEDIRI - Menjelang momen puncak mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menempatkan fokus utamanya pada terjaminnya keselamatan seluruh pelanggan yang memilih kereta api sebagai moda transportasi pilihan. Persiapan matang ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

    Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan komitmen tersebut saat dikonfirmasi di Stasiun Kediri. Ia menyampaikan, "Kami dari Daop 7 Madiun mempersiapkan sebaik mungkin terutama untuk keselamatan perjalanan kereta api." Upaya ini mencakup pemetaan dan penindakan di area-area rawan.

    "Kita lakukan mitigasi di beberapa daerah-daerah yang memerlukan pantauan khusus untuk wilayah Daop 7 Madiun, mulai Stasiun Walikukun Ngawi hingga Stasiun Blitar dan juga Stasiun Jombang, " ujar Tohari, Kamis (12/2/2026).

    Menghadapi potensi kendala cuaca, khususnya musim penghujan yang mungkin masih berlangsung, Daop 7 Madiun telah mengambil langkah antisipatif dengan menambah jumlah petugas. Pengerahan petugas ekstra ini difokuskan pada area pantauan khusus, meliputi Petugas Jaga Lintasan (PJL) hingga petugas pemeriksa jalur.

    "Untuk memastikan tidak ada kekosongan, kami siapkan petugas ekstra terutama di daerah pantuan khusus, " jelas Tohari.

    Terkait ketersediaan tiket untuk periode angkutan Lebaran 2026, Tohari menginformasikan bahwa penjualan akan dibuka mulai 2 Maret 2026 hingga 1 April 2026, mencakup H-10 hingga H+10 periode angkutan lebaran.

    "Pelanggan KA untuk tiket penjualan pada masa lebaran 2026. Ia menyebutkan akan dimulai 2 Maret 2026 hingga 1 April 2026 (H-10 sampai H 10) angkutan lebaran, " ujarnya.

    Sebagai gambaran awal, per hari Kamis, 12 Februari 2026, sebanyak 47.000 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun telah berhasil terjual. Sementara itu, untuk kedatangan penumpang yang sudah melakukan reservasi, angkanya mencapai kurang lebih 62.000 tiket.

    Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi akan terjadi, Daop 7 Madiun telah menyiapkan solusi berupa penambahan armada kereta api. Dua kereta api yang akan beroperasi sebagai kereta tambahan adalah Kereta Api Brantas yang khusus melayani keberangkatan dari Daop 7 Madiun, serta Kereta Api Gajayana yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun.

    "Keseluruhan total di wilayah Daop 7 Madiun ada 62 perjalanan kereta api, sedangkan wilayah Kediri ada 26 perjalanan kereta api baik dari arah barat dan timur, " papar Tohari.

    Mengenai harga tiket pada periode Lebaran 2026, Tohari memastikan tidak akan ada perubahan signifikan.

    "Untuk harga tiket pada masa lebaran 2026. Menurutnya tidak ada perubahan, harga tetap mengacu pada tarif batas atas dan tarif batas bawah, " ujarnya.

    Oleh karena itu, Tohari secara khusus mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk segera melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari.

    "Ia mengimbau kepada pelanggan kereta api untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal. Karena kesempatan lebih besar mendapatkan tiket lebih mudah untuk mudik lebaran." imbaunya.

    kai mudik lebaran kereta api keselamatan transportasi madiun
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    TMMD Kediri: Tingkatkan Gizi dan Ekonomi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    PSJM Korem 084/BJ Uji Ketahanan Prajurit Lewat Hanmars dan Renang Militer
    KAI Daop 7 Madiun: Keselamatan Prioritas Utama Mudik Lebaran 2026
    TNI Berhasil Laksanakan Uji Coba Pendaratan F-16 dan Super Tucano di Ruas Tol JTTS Lampung
    Jembatan Gantung Desa Burlah Aceh Tengah Tembus 50 Persen, TNI AD Percepat Akses Antar Desa
    Satgas Gulbencal Kodam I/BB Tuntaskan Jembatan Armco Kedua, Percepat Pemulihan Akses Warga Pascabencana

    Ikuti Kami