Kediri - ATR/BPN Kabupaten Kediri kerjasama dengan Pemerintah Desa Grogol Kecamatan Grogol dalam pelaksanaan PendaftaranTanah Sistimatis Lengkap yang biasa dikenal PTSL yang berjalan sesuai target yang diharapkan sebanyak kurang lebih 2.000 bidang.
Setelah melalui proses yang panjang penyerahan sertifikat bisa dilakukan secara bertahap, untuk tahap pertama yang diserahkan pada akhir November 2025, dan tahap berikutnya pada awal Desember 2025.
"Antusias masyarakat atau pemohon Desa Grogol sangat tinggi dari target kurang lebih 2000 bidang bisa terpenuhi sesuai target dan berjalan lancar dan tidak ada kendala, " ucap Samsudin selaku Kasubag TU ATR/BPN Kabupaten Kediri, Kamis (27/11/2025).
Samsudin menyampaikan penyerahan sertifikat PTSL untuk Desa Grogol dibagi secara bertahap, untuk tahap pertama ini dibagi kepada pemohon akhir November dan tahap kedua dibagikan awal Desember 2025.
"Untuk penyerahan tahap pertama diserahkan 1.000 bidang, dengan melibatkan 10 personil dari BPN. Mudah-mudahan penyerahan sertifikat berjalan aman dan lancar. Selanjutnya akan dibagi pada tahap kedua yang akan diserahkan pada awal Desember, " ucapnya.
Samsudin berharap setelah penyerahan sertifikat kepada warga ini. Mereka bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar sertifikat disimpan yang baik dan rapi.
Ia juga berharap warga bisa memahami bahwa untuk sertifikat ini merupakan suatu aset, dimana bisa digunakan sebagai sumber pembiayaan untuk menambah modal usaha. "Jangan digunakan untuk kebutuhan yang konsumtif, " pesan Samsudin.
Sementara, Suparyono selaku Kepala Desa Grogol menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan pembagian sertifikat ini di Desa Grogol Kecamatan Grogol dibagi beberapa sesi.
"Alhamdulillah di Desa Grogol sesuai target yang diharapkan. Penyerahan sertifikat ini oleh pihak BPN akan di tuntaskan secara bertahap kemungkinan penyerahan berlangsung sampai sore, " ungkapnya.
Ia menambah dari pihak BPN akan terus menyerahkan sertifikat sepertinya tiap hari ada penyerahan. Jadi tidak hanya di Desa Grogol. Sebelumnya, penyerahan sertifikat ini sudah dilakukan di desa-desa lain ada Desa Bakalan, Kalipang dan Desa Tarokan.
"Selanjutnya pembagian di Desa Parang dan Desa Tiron dilakukan untuk mengejar target agar program PTSL di Kabupaten Kediri bisa sesuai target yang diharapkan menuju Kabupaten Kediri lengkap, "ungkapnya.
