KAI Daop 7 Madiun Berhasil Angkut 68.452 Ton Barang Sepanjang 2025

    KAI Daop 7 Madiun Berhasil Angkut 68.452 Ton Barang Sepanjang 2025

    Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatatkan kinerja positif di sektor angkutan barang sepanjang tahun 2025. Tren pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pelaku usaha yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilar distribusi logistik nasional.

    Berdasarkan data performansi perusahaan, periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengangkut sebanyak 68.452 ton barang. Capaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan target program pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 5.620 ton, atau tumbuh sebesar 1.218%.

    Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelanggan setia angkutan barang.

    “Tren positif ini sangat dipengaruhi oleh adanya angkutan pengiriman trainset Kereta Luar Biasa (KLB) INKA, KA Parcel dan Angkutan Dinas & Satker, ” jelas Tohari.Jumat (9/1/2026)

    Rincian Komoditas Unggulan

    Tohari menjelaskan lebih lanjut bahwa capaian kinerja ini ditopang oleh beberapa sektor utama, termasuk angkutan ritel dan logistik strategis. Adapun rincian volume angkutan berdasarkan komoditas tertinggi adalah sebagai berikut: Angkutan Dinas/Satker: 29.080 Ton, KLB INKA: 22.365 Ton, Barang Hantaran Paket (BHP): 13.902 Ton dan Parcel One Night Services (ONS): 13.107 Ton

    Keunggulan Ketepatan Waktu (OTP)

    Selain volume angkutan, KAI Daop 7 Madiun juga mencatatkan performa gemilang dalam hal ketepatan waktu perjalanan kereta api barang (On Train Performance). Realisasi tahun 2025 melampaui target program yang ditetapkan perusahaan yaitu Keberangkatan KA Barang target program 96.00?ngan realisasi mencapai 98.58 %. Adapun target program kedatangan KA Barang 96.00?ngan realisasi 98, 70%

    Faktor Pendukung Pertumbuhan

    Tohari menambahkan, ada beberapa faktor krusial yang mendukung tercapainya kinerja positif di tahun 2025, di antaranya:

    1. Sinergi Strategis: Operasional angkutan KLB dari PT INKA dan operasional KA Dinas yang merupakan angkutan di luar program RKA.

    2. Fleksibilitas Layanan: Pengoperasian angkutan retail di luar hari operasi normal (hari libur) yang efektif menambah pendapatan dan volume angkutan secara signifikan.

    "Upaya peningkatan yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan menjadi komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menghadirkan service excellence. Kami bertekad memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu, " tutup Tohari.

    madiun
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    Mas Dhito Lantik Lima Pejabat Tinggi Isi...

    Artikel Berikutnya

    Hadiri Alih Tugas Kajari, Sekretaris LDII...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kodaeral X TNI AL Bentuk X Point UMKM Sebagai Wadah Strategis Pemberdayaan  Ekonomi Masyarakat
    Sinergi KA dan Pariwisata Ajak Masyarakat Mencoba Program Paket Wisata Rail Tour Jawa Timur
    SMPN 1 Ngadiluwih Raih Juara Pangkalan Kategori 3 dalam Aksi Praga VI 2026
    Kodaeral X TNI AL Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut Dalam Rangka Hari Dharma Samudera 2026
    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin

    Ikuti Kami