Lonjakan Penumpang KA di Daop 7 Madiun saat Puncak Lebaran

    Lonjakan Penumpang KA di Daop 7 Madiun saat Puncak Lebaran

    MADIUN - Suasana hiruk pikuk di Stasiun Madiun pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mencatatkan rekor baru. PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaporkan sebanyak 31.055 penumpang telah melakukan perjalanan naik dan turun di berbagai stasiun wilayahnya. Angka ini membuktikan betapa besarnya kerinduan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, sebuah perasaan yang begitu saya pahami sebagai sesama insan yang merayakan.

    Peningkatan yang dirasakan begitu nyata, terbukti dengan lonjakan 116 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran H2 Tahun 2025, yang kala itu hanya tercatat 26.838 penumpang. Hal ini menandakan bahwa tahun ini, tradisi mudik dengan kereta api semakin diminati, seolah menjadi nadi yang menghubungkan hati.

    Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, memaparkan lebih lanjut mengenai puncak arus mudik. Ia mengungkapkan bahwa pada hari kedua Lebaran, volume keberangkatan penumpang mencapai angka fantastis 16.307 orang. Angka ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan angkutan Lebaran yang telah dimulai sejak 11 Maret 2026. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba atau kedatangan tercatat sebanyak 14.748 orang.

    "Adapun ketersediaan tiket hingga tanggal 1 April sebanyak 815 tempat duduk (TD) untuk KA-KA keberangkatan dari Daop 7 Madiun, ” kata Tohari, Senin, 23 Maret 2026.

    Tohari menambahkan, tingginya arus kedatangan penumpang juga menjadi sorotan. Puncak kedatangan paling signifikan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, atau H-3 Lebaran, dengan jumlah penumpang mencapai 15.131 orang. Angka ini menunjukkan antusiasme pemudik yang ingin segera tiba di kampung halaman.

    Secara akumulasi, sepanjang periode angkutan Lebaran 2026 yang dimulai dari 11 Maret hingga 23 Maret 2026, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani total 109.129 penumpang yang berangkat dan 161.703 penumpang yang tiba. Ini adalah gambaran nyata dari mobilitas masyarakat yang luar biasa.

    Menyikapi lonjakan ini, Tohari mengingatkan para penumpang untuk selalu memastikan kembali jadwal keberangkatan kereta api mereka. Ia juga berpesan agar para pemudik mengatur waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun dengan bijak. Tujuannya sederhana, agar perjalanan mudik tetap nyaman, tanpa rasa terburu-buru yang dapat mengurangi kehangatan momen perjalanan.

    kai madiun lebaran angkutan lebaran kereta api mudik penumpang ka
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    Hari Kedua Lonjakan Penumpang Kereta Api...

    Artikel Berikutnya

    Mudik Gratis Lebaran 2026: Ratusan Perantau...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KAI Daop 7 Madiun Perketat Keamanan Arus Balik Lebaran: Tes Narkoba & Alkohol Mendadak
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Dandim 0811 Tuban Tinjau Awal Lokasi TMMD Ke-128 Tahun 2026 di Wilayah Kecamatan Semanding
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami