TNI dan Anak-anak Gadungan: Kemanunggalan TMMD Lewat Tawa dan Cita-cita

    TNI dan Anak-anak Gadungan: Kemanunggalan TMMD Lewat Tawa dan Cita-cita
    Praka Dodik saat melakukan interaksi dengan anak-anak di sekolah Desa Gadungan

    KEDIRI - Suara riang tawa anak-anak mewarnai suasana di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jumat (27/2/2026). Momen ini terjadi di sela gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0809/Kediri. Di bawah terik matahari, seragam loreng yang dikenakan para prajurit seolah melebur, tak ada sekat berarti antara mereka dengan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) setempat.

    Di halaman sekolah yang teduh, seorang anggota Satgas TMMD terlihat duduk santai, sejajar dengan para siswa berseragam pramuka. Percakapan ringan terjalin, diiringi senyum hangat dan tatapan penuh perhatian. Keakraban itu hadir begitu saja, spontan, tanpa perlu dipaksakan.

    Program TMMD, yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat, termasuk generasi penerus bangsa yang hadir dalam diri anak-anak.

    Praka Dodik, salah satu anggota SSK Satgas TMMD dari Yonif 512/QY, mengungkapkan bahwa interaksi dengan anak-anak menjadi bagian paling berkesan selama bertugas di Desa Gadungan.

    "Anak-anak ini tidak canggung. Mereka langsung akrab, bertanya banyak hal tentang tugas kami. Dari situ terasa sekali kedekatan itu tumbuh dengan sendirinya, " ujarnya.

    Menurut Praka Dodik, kedekatan ini lebih dari sekadar interaksi singkat. Ini adalah cara sederhana namun efektif untuk menanamkan semangat disiplin, kecintaan pada Tanah Air, dan motivasi belajar sejak dini. Ia merasakan kehadiran TNI bukan hanya sebagai aparat, melainkan sebagai sahabat dan kakak bagi anak-anak desa melalui pendekatan humanis ini.

    Antusiasme terpancar dari wajah para siswa. Beberapa dari mereka khusyuk mendengarkan cerita pengalaman bertugas para prajurit, sementara yang lain tak sungkan membagikan cita-cita mereka. Wahyu Putra, seorang siswa kelas 1 MI, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya bisa berbincang langsung dengan seorang prajurit TNI.

    "Senang, bisa cerita sama tentara. Aku mau jadi tentara juga, seperti kakak-kakak ini, " kata Wahyu, matanya berbinar penuh harapan.

    Senyum para prajurit menyambut ucapan Wahyu. Momen ini menjadi pengingat bagi Satgas TMMD bahwa tugas mereka bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menyemai inspirasi bagi tunas bangsa.

    Suasana hangat dan cair yang tercipta di Desa Gadungan menjadi potret nyata dari semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selalu digaungkan dalam setiap program TMMD. Kedekatan yang terjalin membuktikan bahwa pembangunan yang sesungguhnya tidak hanya berupa fisik seperti jalan atau jembatan, namun juga pembangunan hubungan emosional dan rasa saling percaya.

    Melalui sentuhan sederhana—duduk bersama, berbagi cerita, dan saling mendengarkan—Satgas TMMD ke-127 telah berhasil menorehkan makna kebersamaan yang mendalam di hati masyarakat Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.

    tmmd kediri kemanunggalan tni interaksi tni anak inspirasi generasi muda pembangunan desa kodim 0809 kediri
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Rel Kereta...

    Artikel Berikutnya

    Kesiapan Angkutan Lebaran 2026: PT KAI Daop...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KAI Daop 7 Madiun Perketat Keamanan Arus Balik Lebaran: Tes Narkoba & Alkohol Mendadak
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Dandim 0811 Tuban Tinjau Awal Lokasi TMMD Ke-128 Tahun 2026 di Wilayah Kecamatan Semanding
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami