KAI Daop 7 Madiun Kembalikan Barang Berharga Rp 83 Juta

    KAI Daop 7 Madiun Kembalikan Barang Berharga Rp 83 Juta

    Bagi Anda yang pernah mengalami kecemasan karena barang berharga tertinggal, KAI Daerah Operasi 7 Madiun hadir memberikan ketenangan. Bukti nyata komitmen mereka adalah keberhasilan mengembalikan barang-barang yang tertinggal di kereta maupun stasiun, dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah.

    “Hal ini sebagai wujud komitmen kami, KAI Daop 7 Madiun, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa kereta api, ” jelas Tohari, Manager Humas Daop 7 Madiun dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).

    Selama periode angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengamankan barang-barang milik pelanggan yang tertinggal. Jika ditotal, estimasi nilainya mencapai Rp 83.230.000.

    “Barang yang tertinggal tersebut berupa jenis makanan, barang biasa dan barang berharga, ” terang Tohari.

    Setiap barang temuan langsung didata dan dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI. Sistem ini menjadi bukti konkret kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan setiap penumpangnya. Jika Anda merasa kehilangan barang, jangan ragu untuk segera melapor kepada petugas di stasiun atau menghubungi Contact Center KAI 121.

    KAI tidak hanya berhenti pada pengembalian barang. Upaya pencegahan pun terus dilakukan. Petugas secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang melalui pengeras suara agar senantiasa memperhatikan barang bawaan mereka, baik saat menunggu di stasiun maupun selama perjalanan di atas kereta.

    “Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal, ” tambah Tohari.

    Secara rinci, sepanjang masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengamankan 119 temuan barang. Rinciannya meliputi 17 temuan makanan, serta berbagai barang biasa seperti sepatu, tas, dompet, helm, dan totebag. Tak ketinggalan, barang-barang berharga seperti ponsel, laptop, kamera, perhiasan emas, bahkan sejumlah uang tunai, yang total estimasi nilainya mencapai Rp 83.230.000.

    Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk membangun ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. KAI Daop 7 Madiun berharap masyarakat semakin mantap memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanan.

    kai kereta api barang hilang madiun layanan publik transportasi darat
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    KAI Daop 7 Madiun: Keselamatan Perjalanan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KAI Daop 7 Madiun: Keselamatan Perjalanan KA Tetap Prioritas Pasca-Lebaran
    Langkah Pasti dari Negeri Seberang: Wisuda UT di Penang Malaysia Penuh Kebanggaan
    Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi Perdamaian Lebanon
    Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Lapangan Padel 84JAY
    WFH ASN Pemkab Kediri Masih Dikaji, Bupati Tunggu Evaluasi Efisiensi BBM

    Ikuti Kami